Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label tes kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tes kerja. Tampilkan semua postingan

Tips Mengerjakan Test Kraeplin atau Tes Angka

Kembali ke dunia pencari kerja. Lagi-lagi soal tes kerja. Salah satu psikotest yang biasa dilakukan pada saat anda melamar kerja adalah tes Kraeplin. Tes ini berupa deretan angka-angka. Yang harus anda lakukan adalah melakukan penjumlahan setiap dua angka dari bawah ke atas.

Untuk Apa Sih Tes Kraeplin itu?

Tes Kraeplin dilakukan untuk mengukur calon tenaga kerja perihal kecepatan karena tes ini termasuk ke dalam kategori speed test. Di samping kecepatan, dari hasil tes yang anda kerjakan interpreter akan dapat mengukur juga perihal ketelitian, ketahanan dan stabilitas. Ini akan mengindikasikan performa anda dalam bekerja.

tes kraeplin, lowongan kerja, mencari pekerjaan, tes masuk kerja, tes angka, number test,psiko test, lulus tes kerja, trik lolos tes kerja, kunci jawaban tes kerja, speed test, contoh tes kerja, wawancara kerja, trik hebat mengerjakan tes angka bisa anda dapatkan di sini.


Kunci Tes Kraeplin

Keberhasilan dari tes ini tergantung dari diri anda sendiri. Jangan takut, karena sebenarnya tes ini mudah sekali. Jika anda melihat contoh di bawah ini anda pasti akan bilang hal yang sama (mudah...)

Contoh 1 :

3
       7
4

Terdapat angka 4 di bawah dan 3 di atasnya. 4 + 3 = 7.  Anda tinggal mengisi hasil penjumlahan  (angka 7) di sebelahnya.

Contoh 2 :

3
     2
9

Ada angka 9 dan 2 di atasnya. 9 + 2 = 12. Anda tinggal menulis angka terakhirnya saja (angka 2) di sampingnya. Mudah bukan...?


Hal yang penting selama mengerjakan tes Kraeplin ini sebagai berikut :

Konsentrasi adalah hal yang paling penting. Tanpa konsentrasi anda tidak mungkin mengejar kecepatan, ketelitian dan kestabilan yang diharapkan.

Ketelitian akan membuat jawaban anda tepat. Setelah mengalami pekerjaan yang sama berulang-ulang selama beberapa waktu, kondisi ketelitian seseorang  biasanya menurun. Usahakan jangan terjadi pada saat anda mengerjakan tes Kraeplin.

 Mempertahankan kecepatan atau ritme dalam mengerjakan. Jika anda perhatikan, bagian atas akhir dari setiap kolom angka yang anda kerjakan, apabila dihubungkan akan membentuk satu garis. Garis ini akan berupa kurva atau grafik. Usahakan garis kurva anda ini jangan berbentuk zigzag atau menurun. Anda tidak perlu mengerjakan semua angka pada setiap kolomnya. Yang terpenting adalah kestabilan anda dari kolom pertama hingga kolom terakhir.

Jangan lupa berdoa terlebih dahulu sebelum mengerjakan yaa.....

OK deh... saya doakan semoga sukses dan cepat mendapatkan pekerjaan....
Salam....

Persiapan Menghadapi Tes atau Wawancara Kerja

Banyak teman-teman yang stres atau tegang menghadapi tes atau wawancara kerja. Saya akan bagi tipsnya di sini, semoga bisa membantu.

Mengenali Perusahaan
Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengenali perusahaan yang akan dilamar terutama departemen atau bagian yang anda tuju. Mulai dari kapan didirikannya, bagaimana sistem kerjanya. Berapa jumlah karyawannya, ketahui sistem penggajiannya, bonus dan lain-lain.

Anda bisa bertanya tentang perusahaan tersebut dari lnik atau rekanan anda di perusahaan tersebut atau melalui website resminya, jika ada. Pengenalan perusahaan menjadi penting terutama mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan seputar pekerjaan yang anda lamar. Anda akan memiliki bekal untuk menjawab pertanyaan dan ide-ide pengembangan yang bisa anda lakukan jika anda diterima. Anda juga akan memiliki gambaran global atau mungkin saja cukup mendetail untuk mengantisipasi persoalan-persoalan atau konflik-konflik yang dilontarkan oleh penanya.

Persiapan Dokumen
Berkas-berkas yang seharusnya anda bawa dan dipersyaratkan oleh perusahaan jangan sampai ketinggalan. CV (curriculum vitae), surat pengalaman kerja, ijazah, foto copy KTP, jika perlu membawa pas foto. Masukkan dokumen ke dalam sebuah stofmap.

Kenali Siapa yang akan Mewawancarai
Teman saya tertawa sewaktu saya bilang begitu. Kenapa harus mengenali penguji atau pewawancara? Bagaimana caranya. Saya bilang, penting mengetahui siapa yang akan jadi lawan bicara kita. Bahkan seorang reporter profesional pun akan mempelajari karakter orang yang akan menjadi lawan bicaranya dalam acara live di televisi. Begitu juga dengan anda. Anda akan merasa siap dan menikmati setiap pembicaraan, tanpa perlu merasa canggung di hadapan penyeleksi. Rasa percaya diri anda akan tetap terjaga selama mengikuti tes seleksi kerja, hingga wawancara berakhir.

Caranya bisa bermacam-macam. Silakan berimprovisasi. Sehari atau beberapa jam sebelum wawancara atau tes anda bisa bertanya pada sekuriti atau resepsionis yang bisa memberitahu siapa yang bertugas menyeleksi hari itu. Carilah informasi tentang bagaimana kebiasaan-kebiasaan si penyeleksi melakukan seleksi dan wawancara.

Berpakaian Seperti yang Diinginkan
Dalam hal ini anda juga bisa mencari tahu dari sekuriti atau resepsionis tentang kebiasaan-kebiasaan penggunaan pakaian yang bisa diterima oleh si penyeleksi.

Bersiaplah Terhadap "X Factor"
OK... dalam hal ini mungkin anda hebat, sangat hebat. Anda pintar, dengan nilai ijazah yang tinggi... Anda mempunyai sertifikat yang banyak yang bisa membuat si penyeleksi tercengang. Atau pengalaman kerja dengan prestasi yang luar biasa yang anda miliki.

Dalam beberapa kasus, tidak banyak kasus yang seperti ini, ada beberapa penyeleksi yang memiliki karakter unik. Keunikannya, membuat hal-hal sepele menjadi hal yang luar biasa dan bisa membuat anda langsung saja terdegradasi dalam penyeleksian tenaga kerja.

Beberapa contoh hal sepele yang bisa membuat anda tidak diterima misalnya jenis rambut. Lho..? Apa hubungannya? Begini.... Si penyeleksi menyukai tipe rambut lurus... sementara anda memiliki rambut keriting. Atau sebaliknya... Otomatis anda tercoret dari daftarnya. Contoh kasus lain lagi, si penyeleksi menyuai warna kulit yang gelap, sementara anda memiliki kulit yang putih. Atau sebaliknya.... Tercoret juga anda dari daftarnya.

Intinya... setelah semua anda persiapkan dengan matang, anda sudah mengenali semua lingkungan kerja yang akan anda masuki, tetapi tetap saja anda tidak diterima.... anda tidak perlu kecewa. Anggap saja yang itu bukan kesempatan untuk anda.  Yang terpenting, jadilah diri sendiri. Tetap semangat, terus berusaha. Cari lagi lowongan yang lain. Berharap mudah-mudahan itulah kesempatan buat anda.....